Kulon Progo (Antara Jogja) - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan "Pasar Ramadhan" dengan mengambil lokasi di Pasar Sentolo Baru, berlangsung 15 Juli hingga 7 Agustus 2013.

Plt DisperindagESDM Kulon Progo, Niken Probo Laras di Kulon Progo, Minggu, mengatakan kegiatan "Pasar Ramadhan" ini bertujuan untuk memamerkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), memperkenalkan produk makanan Kulon Progo dan mempromosikan Pasar Sentolo Baru yang diharapkan segera ditempati pedagang.

"Pemkab Kulon Progo, berupaya mengangkat UMKM dan kegiatan industri kecil masyarakat khususnya makanan untuk buka puasa. Lebih jauh, harapannya dengan adanya Pasar Ramadhan ini, perekonomian masyarakat cepat tumbuh, dan Pasar Sentolo dikenal masyarakat luas," kata Niken.

Ia mengatakan, pada Pasar Ramadhan menjual berbagai produk kerajinan, makanan buka puasa dan akan menampilkan berbagai kesenian tradisional Kulon Progo untuk menggairahkannya.

"Kami mempersilakan masyarakat untuk datang dan menikmati kuliner berbuka puasa. Kami jamin, seluruh kuliner yang dijual enak dan harganya terjangkau. Begitu juga dengan kerajinannya juga murah," kata dia.

Selain Pasar Ramadhan, kata Niken, Pemkab Kulon Progo akan menyelenggarakan pasar murah yang diperuntukkan bagi 500 warga kurang mampu. Pasar murah ini diselenggarakan oleh Pemda DIY, pada 15 hingga 16 Juli.

"Pasar murah ini, hanya bagi keluarga miskin sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Harapannya, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok secara murah dan terjangkau," kata dia.

Camat Sentolo, Aspiyah mengatakan kegiatan pasar tersebut sengaja digelar di halaman Pasar Sentolo Baru agar masyarakat kecamatan tersebut maupun para pengendara yang melintas di depan mengetahui ada pasar baru yang bakal diresmikan dalam waktu dekat.

"Memang tujuannya seperti itu untuk meramaikan wilayah pasar itu. Kami berupaya memberikan informasi kepada warga kalau ada pasar di lokasi itu. Untuk pasar tiban ini kami utamakan para pedagang dari Pasar Sentolo. Secara keseluruhan ada 30-an stan yang disiapkan," kata Aspiyah.

Ia mengatakan, Pasar Ramadhan ini dapat dimanfaatkan warga sekitar untuk berjualan aneka produk mulai dari kuliner hingga ke kerajinan. Semua itu dimaksudkan untuk mendongkrak pendapatan warga di Ramadhan.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan ini tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah.

Semua biaya operasional diperoleh dari dukungan BUMN, BUMD dan sektor swasta baik yang berada di Kulon Progo maupun di luar kabupaten tersebut.

(Sumber: http://jogja.antaranews.com)