Sleman (Antara Jogja) - Kenaikan harga daging sapi dan ayam potong serta telur dalam beberapa waktu terakhir ini mendorong peningkatan konsumsi ikan air tawar oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Keluarga terutama para ibu rumah tangga sudah semakin pandai dalam menyiasati kenaikan harga daging dan telur ayam ini, mereka beralih ke konsumsi ikan air tawar sehingga konsumsi ikan air tawar di Sleman naik 25 persen bila dibandingkan tahun yang lalu," kata Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman Suparmono, Senin.

Menurut dia, saat ini banyak pengepul ikan air belum semuanya melepaskan dagangannya ke pasar dan cenderung masih ditahan sementara waktu untuk mengetahui sejauh mana harga pasaran.

"Namun juga tidak menutup kemungkinan hal ini juga ditahan sementara untuk dilepas nantinya setelah H-7 atau berapa hari sebelum Hari Raya Lebaran. Tingkat permintaan ikan air tawar pada Lebaran dipastikan meningkat, sehingga mereka akan melepas setelah benar-benar permintaan pasaran meningkat tajam," katanya.

Ia mengatakan, saat ini harga ikan nila yang isi tiga atau empat ekor per kilogram mencapai Rp22.000, nila yang isi satu per kg bisa mencapai Rp25.000 di tingkat pengecer.

"Bahkan saat ini harga ikan lele di tingkat konsumen sudah menembus harga Rp17.500, per kilogram sedangkan untuk ikan gurameh di tingkat pengecer per kilogram Rp40.000 isi satu ekor," katanya.

Suparmono mengatakan, harga ini wajar dan tidak terlalu tinggi bila dibandingkan dengan harga daging sapi atau sejenisnya.

"Kenaikan harga ikan konsumsi di Sleman masih wajar-wajar saja, ini tidak seberapa, karena ini disesuaikan dengan ongkos pengiriman, ongkos penjualan sehingga memang ada kenaikan tapi masih wajar-wajar saja," katanya.

Ia mengatakan, tidak hanya produksi ikan konsumsi, Kabupaten Sleman juga memasok benih ikan air tawar terbesar di tingkat DIY.

"Sekitar 70 persen dari kebutuhan benih di DIY berasal dari Sleman. Selama kurun waktu 2007 sampai dengan 2012 produk benih ikan meningkat rata-rata 11,72 persen per tahun. Produk benih ikan pada 2011 adalah 843.611.580 ekor dan meningkat menjadi 908.012.110 ekor pada 2012 atau meningkat 7,63 persen.

(Sumber: http://jogja.antaranews.com)