Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY menegaskan akan tetap fokus mengacu pada prinsip 4K yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif, serta roadmap pengendalian inflasi daerah. Melalui prinsip dan roadmap pengendalian inflasi tersebut diharapkan tingkat inflasi DIY dapat terjaga pada level yang rendah dan stabil pada 2020 ini.

sekretaris TPID DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, S.T.,M.T menyampaikan, untuk menjaga stabilitas inflasi daerah, beberapa program kerja TPID DIY tetap difokuskan menjaga kecukupan stok pangan strategis dengan melakukan pengawasan terhadap potensi gangguan produksi dan distribusi dan pengelolaan ekspektasi melalui berbagai media informasi, baik cetak maupun elektronik. Pelaksanaan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) dalam rangka menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan kebutuhan pokok.

"Kami telah berkoordinasi dengan anggota TPID DIY dan sepakat tetap fokus menjalankan prinsip 4K dan roadmap pengendalian inflasi daerah. Kami pastikan stok maupun pasokan kebutuhan bahan pangan pokok tetap mencukupi baik yang berasal dari dalam maupun didatangkan dari luar DIY,"kata Made di Komplek Kepatihan, Senin (13/1).

Terkait kenaikan harga komoditas cabai khususnya komoditas cabai yang seringdikonsumsi masyaraka, menurut Made dipicu musim tanam dengan puncak panen atau petik Februari 2020. Selain itu, kenaikan harga cabai juga  dipicu masih tingginya permintaan konsumen sekaligus musim penghujan yang akan berpengaruh terhadap produksi.

"Kami berharap kondisi cuaca saat ini tidak akan mengganggu produktivitas cabai dan pasokannya baik yang berasal dari dalam maupun dari luar daerah tergolong sangar mencukupi. Soal harga dan agar cabai DIY tidak lari keluar daerah, kita tidak bisa mengintervensi petani karena mereka pasti memilih harga yang terbaik untuk hasil panen cabainya," tandasnya.

(sumber: Kedaulatan Rakyat, 13 Januari 2020)