c_300_225_16777215_00_images_news_60cbc2f1e974a80975d72eba910b3a1f.jpg

Beberapa komoditas bahan pangan seperti daging ayam, telur ayam, cabai, bawang putih dan bawang merah di DIY masih mengalami fluktuasi harga pada pekan ketiga Oktober 2019. Kenaikan beberapa harga komoditas tersebut dipicu meningkatnya permintaan konsumen.

"Harga beberapa komoditas bahan pangan di DIY masih fluktuatif baik untuk daging ayam maupun telur ayam. Harga daging ayam dalam negeri naik dari Rp 33.000 menjadi Rp 34.000/kg dan harga telur ayam ras naik tipis dari Rp 19.700 menjadi Rp 19.800/kg," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto
Apriyanto di kantornya, Senin (21/10).

 

Yanto mengungkapkan, terutama untuk daging ayam mengalami kenaikan namun harga yang cukup signifikan masih di bawah acuan pemerintah. Sedangkan harga telur ayam mengalami sedikit kenaikan hal ini disebabkan karena permintaan. "Harga bawang merah mengalami kenaikan hal ini disebabkan panen raya sudah mulai berkurang tetapi stok sangat cukup. Untuk harga bawang putih jenis kating maupun sinco stabil karena tidak ada hambatan impor serta ketersediaan cukup banyak," tandasnya

Yanto juga menuturkan, harga bawang merah naik dari Rp 17.000 menjadi Rp 18.000/kg, bawang putih kating naik tipis dari Rp 26.000 menjadi Rp 26.300/kg dan bawang putih sinco naik dari Rp 23.700 menjadi Rp 24.000/kg serta cabai rawit hijau naik dari Rp 24.700 menjadi Rp 25.000/kg. Sedangkan komoditas yang mengalami tekanan alias penurunan dialami komoditi cabai merah keriting dari Rp 32.300 menjadi Rp 30.300/kg dan cabai rawit merah dari Rp 30.300 menjadi Rp29.700/kg.  "Jika dinilai secara keseluruhan, harga komoditas bahan pangan di DIY dalam posisi stabil walaupun harga terjadi fluktuatif naik dan turun tapi masih dibatas harga acuan pemerintah," tegasnya.

Sementara harga komoditas bahan pangan lainnya relatif dalam kondisi stabil. Hal ini terjadi pada komoditi beras, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng dan daging sapi. Untuk itu, Disperindag DIY terus meningkatkan monitoring perkembangan harga komoditi bahan pangan di beberapa pasar tradisional di Kota Yogyakarta yang selama ini menjadi acuan yaitu Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan dan Pasar Demangan.