JAKARTA - Kalangan pengusaha mencemaskan defisit neraca perdagangan. Ketua Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menyatakan, pengusaha khawatir defisit tersebut berpengaruh terhadap kurs rupiah terhadap dolar AS saat ini, yaitu sebesar Rp 9.792. Sofjan pun mewanti-wanti jangan sampai kurs terus melemah hingga Rp 10 ribu. Menurut Sofjan, selama dua bulan awal pada 2013, Indonesia terus mengalami defisit perdagangan hingga 402 juta dolar AS. Defisit terutama disebabkan oleh impor BBM. "Kita pusing terhadap keadaan ini (kurs melemah). Kalau lewat Rp 10 ribu, itu yang kita takutkan," ujar Sofjan di Jakarta, Selasa (9/4).