Yogyakarta - Harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Yogyakarta pada pekan terakhir Juni khususnya komoditas telur ayam ras naik dibanding awal pekan ketiga Juni.

"Harga telur ayam sekarang sudah mencapai Rp 19.000,- per kilogram. Bagi pembeli, harga itu sudah sangat mahal," kata salah satu pedagang bahan kebutuhan pokok di Pasar Beringharjo Heni Purwanti di Yogyakarta, Rabu.

Sementara itu harga kebutuhan pokok lain seperti beras masih tetap stabil bila dibandingkan pekan sebelumnya. Beras dijual dengan harga antara Rp 8.000,- per kilogram hingga Rp 8.500,- per kilogram untuk jenis medium hingga premium.

sedangkan untuk komoditas gula pasir mengalami kenaikan khususnya jenis gula pasir lokal yang kini dijual dengan harga mencapai Rp 12.000,- per kilogram, sedang gula pasir impor dijual dengan harga Rp 11.000,- per kilogram.

Berdasarkan pemantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UMKM DIY, sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, meski ada beberapa bahan kebutuhan pokok yang tetap stabil bila dibanding pekan sebelumnya.

Beras kualitas medium seperti IR I dan IR II mulai merangkak naik dan dijual dengan harga antara Rp 7.900,- per kilogram hingga Rp 8.500,- per kilogram, sedangkan beras premium dijual dengan harga Rp 8.500,- per kilogram bahkan di bebarapa penjual sudah ada yang menjual dengan harga Rp 10.000,- per kilogram.

Gula pasir impor dijual dengan harga rata - rata Rp 11.000,- per kilogram, sedang gula pasir lokal dijual dengan harga tertinggi Rp 12.000,- per kilogram, begitu pula gula Masukismo yang dijual dengan harga tertinggi Rp 12.000,- per kilogram.

Telur ayam ras dijual dengan harga rata - rata Rp 19.300,- per kilogram sedang telur ayam kampung dijual dengan harga rata - rata Rp 1.425,- per butir dengan harga jual tertinggi Rp 1.500,- per butir dan harga jual terendah Rp 1.300,- per butir.

Sementara itu minyak goreng sawit curah dijual dengan harga rata - rata Rp 9.700,- per literdengan harga jual tertinggi Rp 10.500,- per liter dan harga jual terendah Rp 9.000,- per liter, sedang minyak goreng kemasan dijual dengan harga Rp 12.500,- per liter hingga Rp 14.000,- per liter.

berbagai jenis tepung terigu, Segitiga Biru dan Cakra Kembar dijual dengan harga Rp 7.500,- per kilogram, sedang untuk merk Semar dijual dengan harga Rp 6.500,- per kilogram.

Komoditas daging sapi masih dijual dengan harga tinggi antara Rp 88.000,- per kilogram hingga Rp 95.000,- per kilogram untuk kualitas terbaik. begitu pula daging ayam broiler dijual dengan harga rata - rata Rp 29.000,- per kilogram, bahkan sudah ada beberapa pedagang yang menjual dengan harga mencapai Rp 30.000,- per kilogram.

"Kenaikan harga BBM menjadi salah satu penyebab naiknya harga bahan kebutuhan pokok meskipun ada pemicu lain seperti hasil panen dan distribusi", kata Pengawas Barang Beredar dan Perlindungan Konsumen Disperindan dan UMKM DIY Sugiyono.

(Sumber: http://jogja.antaranews.com)