Yogyakarta - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi UKM Daerah Istimewa Yogyakarta akan menyelenggarakan pasar murah menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran pada 1 hingga 19 Juli 2013.

Kepala Bidang Perdagangan dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta, Eko Witoyo di Yogyakarta, Rabu, mengatakan pasar murah tahun ini akan difokuskan di wilayah yang banyak terdapat masyarakat miskin.

"Pasar murah tahun ini berbeda dengan pasar murah tahun sebelumnya sebab akan difokuskan di daerah - daerah yang mayoritas masyarakat miskin," katanya.

Menurut dia, pasar murah tersebut akan dilakukan di enam kecamatan dari tiga kabupaten. Enam kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Sleman, Prambanan, Kasihan, Pengasih, Sentolo serta Pandak.

"Memasuki kenaikan BBM serta menjelang Ramadhan pasar murah pada tahun ini ditambah, kalau dulu hanya di dua kecamatan yakni Tegal Rejo dan Gondokusuman," katanya.

Upaya tersebut dilakukan dalam rangka menstabilkan harga kebutuhan pokok. Sehingga masyarakat dapat merasakan belanja kebutuhan pokok dengan harga yang relatif cukup murah.

"Untuk selisih harga dengan pasar umum mulai Rp 2.000,- hingga Rp 3.000,- sebab mendapatkan subsidi. harga tersebut diharapkan dapat meringankan masyarakat ditengah kenaikan harga BBM," katanya.

Program pasar murah tersebut bekerja sama denga Bank Indonesia perwakilan DIY sebagai penyandang dana. Beberapa distributor yang akan diikutsertakan dalam pasar tersebut antara lain beberapa pedagang pasar di Pasar Beringharjo dan Pasar Kranggan serta PT. Agro Persada.

(Sumber: http://jogja.antaranews.com)